
ROMA kembali dipercaya UEFA untuk menggelar final Champions 2009. Kali ini merupakan yang kedua kalinya setelah final 1996, saat itu mempertemukan Juventus, Turin dengan Ajax, Amsterdam. Hasil akhir ditentukan melalui adu tendangan penalti setelah melewati babak perpanjangan waktu 2 x 15 menit skor tetap imbang 1-1. Juventus unggul dengan skor 4-2 sekaligus mencatat rekor 2 kali juara Champions (masih kalah banyak bos dengan AC Milan...hahahahaha...).Nah...untuk desain bola "Final Rome" ini tetap berbasiskan UEFA Champions League star ball yaitu untaian bintang yang membentuk sebuah bola. Untuk warna terispirasi dengan warna tradisional dari AS Roma yaitu merah burgundi dengan detail warna keemasan diseputar gambar bintang. Figur orang Romawi yang ada di gambar bintang menyiratkan "kecepatan", "kerjasama", serta "keadilan dan kekuatan".
Dari sisi teknologi bola ini tidak jauh beda dengan "Europass", bola resmi Piala Eropa 2008 lalu yaitu memiliki fitur "PSC-Texture™", struktur permukaan inovatif hasil penemuan dari Bayer MaterialScience. Struktur unik ini memungkinkan seorang pemain lebih mudah untuk mengontrol serta mengarahkan bola ke target yang dikehendaki dalam segala kondisi cuaca.
Permukaan "PSC-Texture™" dijamin akan memberikan "grip" yang optimal antara bola dengan sepatu pemain. Tekstur luarnya yang berbentuk "goose bumps" memanjakan pemain yang memiliki kemampuan canon ball. Yang tentunya menjadi mimpi buruk para kiper karena bola sangat sulit dibaca arahnya. Bola "Final Rome" memiliki 14 panel berbentuk baling-baling sama persis dengan "Europass" yang disemati dengan teknologi "Thermal Bonding Technology".*

Sumber : adidas
No comments:
Post a Comment